Tidak ada resesi bagi orang berduit. Buktinya, BMW tetap saja meluncurkan Seri 7 paling gres seharga Rp 2,8 miliar (on the road) untuk varian 750Li dan Rp 2,35 miliar untuk 740Li di Indonesia. Juga sudah dipastikan, mobil ini sudah tersedia di dealer resmi BMW di seluruh Indonesia mulai 11 Februari.
Seri 7 adalah “mercusuar”-nya Bayerische Motoren Werke (BMW). Karena itu, seluruh teknologi terbaru dan tercanggih yang dimiliki BMW diaplikasikan pada mobil ini. Begitu juga dengan desain, mutu material, dan penyelesaian akhir; dipilih yang terbaik.
Salah satu contoh teknologi baru adalah brake energy regenerative (BER).
Saat ini, teknologi tersebut baru digunakan pada mobil hibrida dan listrik. Adapun versi mekanisnya digunakan pada F1 mulai tahun ini dengan nama KERS (kinertic energy recovery system).
BER adalah teknologi yang mencegah energi terbuang saat mobil direm. Ketika mobil direm, energi kinetik dari mobil diubah menjadi listrik dan disimpan dalam baterai atau aki. Dengan ini pula, meski menggunakan mesin berkapasitas besar, konsumsi bahan bakar relatif jadi lebih irit. Di samping itu, juga makin ramah terhadap lingkungan.
Eksterior
Hanya dengan melihat sosok mobil ini dari luar, teknologi terbaru yang digunakannya langsung terlihat. Teknologi baru tersebut adalah lampu depan dan belakang. Di depan, digunakan sepasang lampu xenon (bi-xenon) dengan fungsi sebagai lampu jauh dan dekat. Keduanya dilengkapi dengan lampu berbentuk korona yang berfungsi sebagai lampu siang. Di sisi luar lampu utama, digunakan delapan lampu LED yang berfungsi sebagai sein.
Di belakang, desain lampu kombinasi berbentuk “L” yang terdiri dari LED. Ketika dihidupkan, lampu membentuk 3-segmen 3-D. Meski sebagian besar tutup lampu belakang merah, untuk sein, ketika hidup warnanya menjadi kuning.
Interior
Saat berada di interior dan semua perlengkapan di aktifkan, muncul kekaguman: mewah, modern, dan eksklusif. Jok dibungkus oleh kulit berkualitas tinggi. Posisi duduk sangat nyaman, mantap, dan empuk.
Posisi duduk sebagai penumpang dan pengemudi juga nyaman. Makin mengasyikkan lagi, bila ingin mengatur jok, baik depan maupun belakang, cukup dengan menggeser tombol-tombol yang ada di samping bawah setiap jok.
Semua jok, bisa digeser maju mundur. Begitu pula kemiringan sandarannya. Hebatnya lagi, posisi setelan bisa disimpan. Dengan demikian, bila sempat diubah, untuk kembali ke posisi semula, cukup menekan satu tombol saja.
Khusus untuk 750Li, bagian interiornya dilengkapi dengan entertainment system profesional dengan tampilan monitor LCD resolusi tinggi berukuran 9,2 inci. Keduanya dipasang di belakang sandaran belakang jok depan. Menu yang ditayangkan bisa diatur melalui tombol “iDrive” belakang yang berada di antara kedua jok belakang.
Sistem infotainment belakang bisa digunakan untuk mengakses seluruh fitur entertainment di dalam mobil, mulai dari televisi, daftar musik, CD/DVD, radio, iPod, kamera digital, hingga Play Station.
Kokpit
Desain kokpit mobil ini canggih, mewah, dan modern. Di bagian tengah dashboard, dipasang layar LCD 10,2 inci untuk menayangkan berbagai informasi dan entertainment. Adapun di bagian tengah, terdapat konsol dengan tombol-tombol tekan dan putar plus tongkat pemindah gigi dengan desain bergaya kontemporer. Bagian ini juga dilapisi dengan panel dari kayu dengan finishing mengilap.
Seri 7 ini menggunakan transmisi otomatis dengan pengoperasian pemindahan gigi yang dilakukan secara elektrik dan kontrol elektronik. Dengan cara ini, pengemudi cukup menggeser tongkat pemindah gigi ke depan atau belakang.
Tombol kontrol lain di samping tongkat pemindah gigi adalah suspensi. Dengan hanya menekan salah satu tombol, "COMFORT", "NORMAL", "SPORT", dan "SPORT+", pengemudi bisa memilih karakteristik suspensi sesuai dengan kondisi saat mengemudikannya. Misalnya, nyaman saat jalan santai di kota (COMFORT) atau agak keras dan keras (SPORT dan SPORT+) untuk memperoleh stabilitas sewaktu membelok pada kecepatan tinggi.
Pada mobil ini tidak lagi ditemukan tuas rem tangan (parkir). Sebagai gantinya, digunakan rem parkir hidro-elektrik yang diaktifkan dengan menekan tombol. Dengan menekan tombol “Auto-Hold”, pengemudi tak perlu lagi menginjak pedal rem saat berhenti di tanjakan.
Panel Hitam
Instrumen menggunakan panel hitam dengan resolusi tinggi. Saat kunci kontak dimatikan, semua instrumen menghitam. Begitu kontak dihidupkan, tampilan instrumen jadi impresif. Pada malam hari, tampilan angka dan indikator berubah dari putih menjadi oranye.
Perubahan perlengkapan yang cukup mencolok dibandingkan Seri 7 versi sebelumnya adalah desain dan cara pengoperasian iDrive. Tombol atau pengontrol iDrive kini ada di depan dan belakang dan bisa dioperasikan secara independen.
Kontrol iDrive dioperasikan dengan menekan tombol ke samping, ke depan dan belakang, dan menekan tombol. Dilengkapi dengan tombol untuk memilih menu yang paling sering digunakan, yaitu CD, radio, telepon, dan navigasi (untuk Indonesia, yang terakhir tidak disertakan).
Juga ada tambahan tombol "MENU", "BACK", dan "OPTION". Tombol "BACK" fungsinya mirip dengan browser internet, memungkinkan penggunaan kembali ke menu semula.
Multimedia
Reproduksi suara audio yang dihasilkan mobil sangat mantap dan berkualitas tinggi, termasuk dari format MP3 dari iPod. Menurut BMW, kualitas suara yang hebat itu diperoleh berkat teknologi DIRAC dengan amplifier 600 Watt plus 16 speaker.
Tambahan komponen entertainment lainnya adalah DVD changer yang bisa menampung 6 keping CD/DVD, dua interface USB untuk audio, televisi, dan peranti pendukung telepon dengan koneksi Bluetooth.
Sistem multimedia pada Seri 7 ini peranti keras dan lunaknya sama dengan komputer masa kini. Untuk menyimpan data, digunakan hard disk berkapasitas 80 GB yang dapat mengakses berbagai data digital dengan efisien dan cepat.
Hard disk ini juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan lagu yang diunduh atau dikopi dari CD/DVD, MP3 player, dan USB stick. Kapasitas memori khusus untuk entertainment 12 GB atau sekitar 200 lagu dengan format CD. Seperti multimedia lainnya, sistem dapat memilih lagu berdasarkan judul, album, dan nama penyanyi.
Masih banyak lagi fitur mewah yang memberikan kenyamanan dan keamanan pengemudi dan penumpang pada Seri 7. Misalnya, integral active steering, park distance control, rear dan side view camera, head-up display, dan mesin twin turbo dengan teknologi piezo injector. Untuk bagian-bagian yang disebut terakhir ini akan dibahas lebih detail dalam rubrik teknologi.
Selengkapnya...
Facebook Badge
OtoTanggalHijriah
OtoClock
AboutMe
About Me
OtoCounters
09 Februari 2009
All new BMW 7 series, Rp. 2,8 Milyar saja !
26 Januari 2009
Ganti Oli Sendiri di Rumah
adatnya aktifitas membuat sebagian orang merasa tidak ada waktu menyempatkan diri pergi kebengkel untuk servis mesin mobil secara berkala.
Boleh-boleh saja mesin tidak diservice secara berkala,
namun penggantian oli mesin harus tetap diperhatikan agar menjaga komponen mesin mobil anda dari kerusakan.
Nah, dari bengkel Super Servis Jalan Ir. Juanda Raya No. 84 Ciputat, Banten ini siap memberikan tips bagi anda yang tidak memiliki waktu luang untuk pergi ke bengkel untuk mengganti oli mesin mobil anda.
1. Kenali dulu karakter mesin mobil anda, apakah mesin mobil anda baru atau mesin mobil di atas 5 tahun. Jangan salah pilih sifat kekentalan oli untuk mesin mobil anda.
2. Siapkan peralatan seperti tempat penampung oli bekas, sarung tangan, perangkat kunci kunci, corong, lap.
3. Tempatkan mobil Anda pada permukaan yang benar-benar datar.
4. Lebih baik disaat penggantian oli, mesin mobil dalam keadaan dingin. Hal ini dilakukan agar seluruh endapan oli bercampur dengan oli keluar semua ketika proses pengurasan.
5. Disarankan mesin tidak usah disemprot oleh angin kompresor, hal ini menghindari air dari mesin kompresor. Air dari kompresor dapat terbawa ke mesin ketika melakukan pemyemprotan atau pembersihan sisa-sisa oli di mesin.
6. Bukalah tutup dari lubang masuk oli yang terletak di bagian atas mesin, lalu masukkan oli baru mengunakan corong sesuai dengan ukuran batas ketentuan yang dianjurkan. Setelah selesai tutup kembali lubang masuk oli dan bersihkan dengan lap jika ada oli yang tercecer.
7. Hidupkan mesin dan biarkan pada rpm rendah agar oli baru mengalir ke saluran-saluran pelumasan, dan biarkan menyala beberapa saat.
Selengkapnya...
Truckin Lowrider dari Lampung
Siapa bilang modifikasi mobil pikap menghasilkan bentuk yang kurang enak dipandang. Bos bengkel Auto Design, Bandar Lampung, Sumatera Selatan, Endang membuktikan dengan Toyota Kijang Super 1991. Aliran yang dipilihnya tidak kepalang tanggung, langsung dari Amerika, yakni truckin lowrider.
Modifikasinya mengawinkan onderdil Kijang Kapsul dan Mitsubishi Kuda. Malah dalam mewarnai bodi mobil bisa dilakukan penghematan. Interiornya didesain ulang dan dibuat dari bahan fiberglass.
Kalau dilihat dari depan sudah berubah total. Seperti kap mesin sudah diganti dengan Kijang kapsul. Penggantian ini mengakibatkan tulang depan dibuat maju 20 cm untuk mendapatkan lengkungan kap mesin, dan lampu utama pas dipasang punya Mitsubishi Kuda.
Untuk memenuhi ciri khas truckin lowrider-nya dibuatlah body kit—perpaduan bahan fiberglass dan pelat galvanis—yang mengacu pada Dynamic Tornado untuk BMW Seri 3. Dek depan digeser lebih naik 30 cm, sedangkan dek belakang 20 cm. Kemudian, efek rebah dibuat dengan memangkas atap kabin sekitar 12 cm. "Sudut kemiringan kaca depan dibuat lebih kecil, sedangkan kaca samping dan belakang bikin baru," jelas Endang.
Untuk tutup bagasi belakang memakai pelat galvanis 0,8 mm, sedangkan mekanisme engselnya diambil dari engsel bagasi Honda Genio. Shockbreaker-nya memakai punya KIA Carnival, dan untuk kesan yang berbeda, bak seolah-olah bersatu dengan kabin dengan cara disambung pakai fiberglass.
Suspensi mau tak mau harus dioprek. Dudukan per depan bagian atas dinaikkan. Begitu juga dengan bagian bawahnya sehingga jarak mainnya tetap optimal, walaupun sistem torsi sudah diputar mencapai batas ceper.
Posisi shockbreaker belakang dibuat lebih tidur agar jarak mainnya lebih banyak. Untuk mengurangi kekerasan akibat per daun, dua lembar per daun (nomor dua dan tiga) dicopot.
Untuk kabin, semua di-custom, termasuk dasbor yang dirancang menggunakan bahan fiberglass. Kemudian spidometer diadopsi dari Mitsubishi Kuda dan diletakkan di bagian tengah, sedangkan indikator Auto Gauge serta monitor TV ikut menambah warna kabin yang ekstrem tanpa kesan acak-acakan.
Selain spidometer, komponen lain dari Kuda yang dipindahkan ke Kijang di antaranya power steering, AC, dan disc brake. Komponen terakhir ini untuk mengubah penghenti laju bagian depan dari teromol menjadi cakram.
Penggarapan bodi cukup rapi. Sepatbor yang manis (tidak terlalu gembung) membuat tampilan bodi sangat elegan. Tampilan itu dipermanis lagi dengan ujung knalpot yang berada di depan roda belakang dan rata dengan bodi.*
Selengkapnya...
Jangan Terlampau Sering Injak Pedal Rem Motor
Nining yang memiliki Honda Fit X sempat dibuat kesal. Bebeknya itu baru berusia 1,5 bulan, tetapi akinya sudah tekor. Maka, dibawalah ke bengkel resmi terdekat. Pihak bengkel pun agak heran. Namun, Si Ibu disuruh mengendarai motornya dan didapatlah jawabannya.
Kesalahan bukan pada motor, melainkan cara berkendara pemiliknya. Nining tanpa disadari telah menginjak pedal rem terus-menerus.
Di sinilah sumber pemborosan aki. “Hal itu sangat mungkin terjadi karena listrik untuk lampu rem langsung dari aki lewat kunci kontak. Begitu kunci di (posisi) ON, itu langsung mengambil arus (listrik),” jelas Handi Hariko, Deputy Manager Service PT Astra Honda Motor.
Secara teknis, hal itu cukup masuk akal, walau lampu rem 12 volt 5 watt dan didukung aki 5 ampere. Adapun di Honda Tiger yang lampu utamanya 35 watt dengan aki 7 ampere dan terus menyala tidak masalah. "Kalau itu jelas karena perbedaan di kumparan atau sepul. Regulator atau kiprok Tiger lebih besar untuk pengisian aki," lanjut Handy yang berpesan, terlalu sering menginjak pedal rem bisa merusak komponen lain di antaranya hambatan atau soket kelistrikan yang pasti ikut panas.
Solusinya, selain mengubur kebiasaan injak pedal rem terus-menerus, termasuk juga di lampu lalu lintas, pedal rem harus disetel ulang saat servis. Mekanik atau pemilik mencocokkan lagi posisi kaki di pedal rem sebab ini berhubungan dengan kebiasaan dan setiap orang umumnya berbeda.
Trik lain, mengganti dengan lampu LED karena komponen ini hanya butuh listrik 1 watt. Selain itu, masa pakainya lebih panjang, bisa sampai sekitar 50.000 jam dan tampilannya lebih eye catching.
Aki bisa tekor tak hanya karena keseringan injak pedal rem. Mematikan mesin dengan engine cut-off karena tanpa disadari, posisi kunci masih di ON sehingga arus listrik terus mengalir ke lampu (kebetulan, saat jalan menggunakan lampu di siang hari).
Selengkapnya...
Sepatu Nike-Porsche Limited Edition
Pabrik sepatu Puma pernah masuk ke kancah balap mobil paling bergengsi F1 pada era tahun 2000-an. Ketika itu mereka bergandengan dengan Ferrari dan Michael Schumacher. Kini Nike juga coba masuk ke arena balap mobil, cuma bukan single seater, melainkan kerja sama dengan Porsche, pabrik mobil dari Jerman.
Nike menamakan sepatu yang diproduksi terbatas itu Nike Air Max Light GT3 RS. Alas kaki ini didesain oleh pedagang sepatu eceran Purchaze dan Leyp (khusus merancang sepatu pesanan) yang keduanya dari Jerman. Semula, sepatu ini dibuat sebagai hadiah buat para staf showroom Porsche di Groningen, Belanda.
Ide Purchaze muncul ketika membuka toko sepatu eceran di bagian utara kota Jerman, atau sekitar 46 km dari perbatasan Jerman. Sebagai promosinya, Purchaze menyuruh karyawannya mengendarai Porsche Cayman S dengan mengenakan sepatu itu. Ternyata staf Porsche sangat mendukung promosi itu dan mereka juga diberikan.
Penggemar Porsche bisa memesan ke pabrikan mobil Jerman itu atau kepada Purschaze. Warna ada beberapa pilihan disesuaikan dengan kendaraaan yakni perak, hitam, hijau, dan oranye. Logo Porsche tertempel di lidah sepatu./*
Selengkapnya...
24 Januari 2009
Vega ZR Masih Kalah Gesit Dengan Sang Kakak
Saat Yamaha Vega ZR di-launching di arena pameran motor di JCC awal Desember lalu, ada yang istimewa. Selubungnya dibuka Wakil Presiden PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Ir Dyonisius Beti, MM, dan satu tamu istimewa dari Spanyol, Jorge Lorenzo, pembalap MotoGP dari tim Fiat-Yamaha yang memang diundang datang ke Jakarta.
Seperti apa spesifikasi bebek berkapasitas 113,7 cc ini sudah dipaparkan di Kompas.com beberapa waktu lalu, secara lengkap. Apa saja perubahan dari model sebelumnya,
Vega R yang kapasitas dapur pacunya lebih kecil 3,4 cc, keduanya dites bersamaan oleh Motor Plus.
Dari segi ergonomi, Vega baru ini lebih nyaman dan posisi pembesut yang memiliki tinggi 180 cm tidak mengalami kendala, apalagi sudut setang lebih ke dalam (dekat dengan badan pengendara), menjadikan handling lebih lincah dan sigap melintas di kemacetan lalu lintas.
Ada sedikit harapan kalau ZR dengan tampilan lebih sporty bisa mengimbangi Vega lama. Kenyataannya, akselerasi sedikit lebih lambat untuk mencapai kecepatan puncak. Bahkan ketika digeber di trek lurus sejauh 800 meter, jarum spidometer tidak bergerak naik melebihi 100 km/jam. ZR malah terkesan kurang responsif ketimbang mesin yang lama.
Bukan mengada-ngada, buktinya saat dilakukan pengujian akselerasi dengan alat ukur Vericom VC3000, Vega R lebih unggul. Untuk kecepatan 0-60 km/jam ditempuh ZR 8,01 detik dengan jarak 86,9 meter, sedangkan Vega R lebih cepat lagi, 5,49 detik (61 meter).
Ketika diajak berakselerasi sejauh 201 meter, Vega R tetap unggul. Jarak segitu dicapai 12,87 detik dengan kecepatan tertinggi 81,9 km/jam, sementara bebek baru 13,62 detik dengan kecepatan 72,7 km/jam.
Waktu tempuh dan kecepatan tertinggi sedikit berimbang kala masuk tes akselerasi menengah, 40-100 km/jam. Vega R mencatat 8,21 detik dengan kecepatan 65,7 km/jam, ZR 8,26 detik (67,8 km/jam).
Selain akselerasi, kedua Vega diajak putar-putar untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar. Supaya adil dan imbang, pengujian dilakukan di lintasan dengan orang yang sama. Artinya, tetap pada perlakuan yang sama.
Dimulai dengan Vega R. Tabung bahan bakar sebagai pengganti tangki diisi premium 100 cc diajak jalan dengan kecepatan 60 km/jam. Kondisi lintasan bervariasi, ada 'stop & go', jalanan tanjakan, dan turunan. Setelah menempuh 3,5 km, bensin di tabung dan karburator kering. Berarti, untuk 1 liter bensin ditempuh sejauh 35 km.
Giliran ZR dengan 100 cc melintasi trek yang sama menempuh jarak lebih jauh 1,1 km. Berarti, untuk satu liter bensin bisa melesat sejauh 46 km. Jauh lebih irit 11 km untuk satu liter bensin.
Silakan pilih, Vega ZR atau R???
Selengkapnya...
CVT Memindahkan Torsi Tanpa Roda Gigi
CVT, lengkapnya continuously variable transmission, merupakan salah satu sistem pemindah tenaga otomatis yang banyak digunakan saat ini. Perbedaan dasar CVT dibandingkan dengan pemindah tenaga lain, seperti transmisi otomatis konvensional dan manual, adalah cara meneruskan torsi dari mesin ke roda.
Pada CVT, tidak lagi digunakan roda-roda gigi untuk menurunkan atau menaikkan putaran ke roda. Sebagai penggantinya, digunakan dua puli dan sabuk logam. Karena tidak ada lagi roda-roda gigi, maka pada CVT tidak ada perbandingan gigi seperti transmisi otomatis konvensional dan manual. Yang ada adalah perbandingan putaran dari terendah sampai tertinggi. Perpindahan gigi tidak terjadi secara drastis, misalnya 1 ke 2, 3, dan seterusnya; demikian sebaliknya.
Begitu injakan pedal gas dan kondisi beban mesin berubah, CVT akan mengubah perbandingan putaran yang akan dipindahkannya ke roda secara otomatis. Karena itulah dinamakan continuously variable transmission. Jadi, transmisi ini akan melakukan pergantian perbandingan secara terus-menerus.
Dasar sistem
Pada CVT terdapat dua puli yang dihubungkan oleh sabuk. Untuk mobil, karena tenaga yang dipindahkan besar, dibuat dari logam (pada motor kecil digunakan sabuk dari karet). Puli merupakan komponen utama pada CVT.
Ciri khas kedua puli CVT adalah diameter alur di bagian dalamnya bisa berubah-ubah. Untuk ini, salah satu sisi dari puli bisa bergeser. Sisi ini bisa menjauh atau mendekati sisi yang satu lagi yang dibuat tetap atau tidak bisa bergerak.
Puli pertama berfungsi sebagai penerima tenaga dari mesin atau disebut juga puli pemutar. Setelah itu, melalui sabuk, puli ini meneruskan tenaga mesin ke puli kedua yang disebut puli yang diputar. Dari puli terakhir inilah, tenaga mesin diteruskan ke roda.
Pemindahan tenaga dari CVT ke roda tentu tidak bisa langsung, tetapi menggunakan roda gigi atau diferensial (perbandingan gigi akhir).
Untuk menggeser sisi puli yang bisa bergerak, digunakan aliran hidraulis bertekanan. Jadi, sistem dilengkapi pompa.
Dengan bergesernya salah satu sisi, maka diameter alur puli berubah-ubah. Pasalnya, sisi dalam dari puli ini tirus. Dengan berubahnya diameter alur, terjadi perubahan perbandingan putaran yang dipindahkan dari puli pemutar ke puli yang diputar.
Saat kedua sisi puli merapat, diameter alur menjadi besar. Sebaliknya, bila digeser menjauh dari sisi yang diam, diameternya mengecil. Nah, berdasarkan perbedaaan diameter inilah, perbandingan putaran yang dipindahkan bisa diubah atau diganti.
Karena komponen utamanya hanya dua puli dan sabuk, konstruksi CVT lebih sederhana. Jumlah komponennya juga lebih sedikit dibandingkan transmisi otomatis konvensional dan manual. Karena itu pula ukurannya lebih kompak. Pada berbagai tes yang telah dilakukan, dengan CVT, konsumsi bahan bakar mobil jadi lebih irit.
Perubahan perbandingan
Saat putaran rendah atau pertama kali mobil dijalankan, diameter puli pertama kecil, sedangkan puli kedua besar. Hasilnya, putaran mesin yang dipindahkan ke puli kedua turun. Tepatnya, mobil berjalan pelan. Kondisi ini selain digunakan untuk jalan pertama kalinya, juga untuk berakselerasi. Kondisi ini disebut perbandingan gigi rendah.
Begitu putaran mesin dinaikkan, terjadi perubahan diameter pada kedua puli. Puli pemutar, diameternya membesar, sedangkan puli yang diputar mengecil. Akibatnya, putaran puli kedua bertambah cepat dan tentu saja membuat laju mobil bertambah kencang. Kondisi ini disebut perbandingan ‘gigi’ tinggi; digunakan melaju dengan kecepatan tinggi.
Torque converter
Versi terakhir dari CVT adalah pemasangan atau penambahan torque converter (TC) atau konverter torsi yang berbentuk gentong pada unitnya. TC digunakan untuk memperbesar torsi, utamanya saat pertama kali mobil dijalankan. Kendati begitu, putaran mesin bertambah, TC dikunci. Putaran mesin langsung dipindahkan ke puli. Dengan ini, perpindahan tenaga bisa dilakukan secara efisien.
CVT dengan TC saat ini digunakan pada Nissan (X-Trail) dan segera menyusul Honda Odyssey. Dengan penggunaan TC ini pula, maka fluida atau cairan untuk CVT sama dengan ATF. Menurut Nissan, dengan menggunakan ATF, kerja CVT memindahkan tenaga lebih cepat sampai 30 persen dibandingkan bila tidak menggunakan ATF.
Selama ini, CVT banyak digunakan pada mobil-mobil kecil. Ini disebabkan kemampuan sabuk atau belt yang menghubungkan kedua puli. Namun, dengan berkembangnya materi sabuk dan teknologinya, mobil dengan mesin berkapasitas besar pun mulai menggunakannya.
Sebagai contoh, Nissan, yang memberi nama CVT-nya dengan X-Tronic, sudah menggunakannya untuk kendaraan bermesin 3,5 liter. Adapun Honda pada Odyssey, minivan 7 penumpang bermesin 2,4 liter. Honda juga punya pabrik CVT di Indonesia.
Selengkapnya...
Powered by IP2Location.com
OtoGuestBook
Category
- OtoModif (1)
- OtoNews (7)
- OtoProduct (6)
- OtoTest (3)
- OtoTips (3)
-001.jpg)
